Sejarah Panjang Komputer dan Perkembangannya
Selama bertahun-tahun komputer telah membantu banyak sekali pekerjaan manusia dan memecahkan banyak masalah. Perkembangan komputer sangat cepat setelah ditemukannya komputer generasi pertama hingga saat ini.
Sebelum itu, sejarah komputer bermula jauh sebelum abad 20, yaitu sejak digunakannya Abacus atau biasa kita sebut “Sempoa” di peradaban Babilonia (Irak) sekitar tahun 2400 SM sebagai alat hitung manual pertama.
Pada periode selanjutnya telah banyak ditemukan alat-alat hitung mekanikal sejenis, yaitu Pascaline yang ditemukan oleh Blaise Pascal pada tahun 1642, yang digunakan untuk melakukan penambahan dan pengurangan sampai bilangan yang terdiri dari 6 angka
Arithometer oleh Charles Xavier Thomas de Colmar pada tahun 1820, alat ini merupakan kalkulator digital pertama yang dapat menjumlahkan dan mengurangi dua angka secara langsung dan dapat melakukan perkalian dan pembagian panjang secara efektif dengan menggunakan akumulator yang dapat dipindahkan untuk menampilkan hasil.
Babbage’s Folly atau Mesin Analitikal oleh Charles Babbage pada tahun 1822 yang disebut sebagai “Bapak Komputer” yang mencetuskan konsep awal dari komputer yang dapat diprogram pada awal Revolusi Industri . Input program dan data yang akan diberikan ke mesin dilakukan dengan menggunakan kartu berlubang (Punched Card), sementara untuk output menggunakan printer, plotter kurva dan bel.
Kartu Hollerith dan Mesin Tabulasi oleh Herman Hollerith pada tahun 1889, mesin tabulasi ini merupakan sebuah mesin elektromekanis yang dirancang untuk membantu meringkas informasi yang disimpan pada kartu Hollerith atau disebut kartu berlubang (Punched Card).
Secara keseluruhan alat-alat tersebut masih berbentuk mesin mekanik tanpa tenaga listrik dengan tingkat pengoperasian yang terbatas. Kemudian barulah pada abad 20 sekitar tahun 1940-an, era baru komputer dimulai dengan menggunakan konsep Mesin Analitikal milik Charles Babbage sebagai basis kerangka desain komputer saat ini.
Secara garis besar, pengembangan komputer terbagi dalam empat generasi, yaitu:
1. Generasi Pertama: Tabung Hampa Udara (Vacuum Tube)
Dimulai ketika komputer digunakan dalam akademi dan militer, seperti Komputer Atanasoff-Berry dibuat pada tahun 1937 untuk menyelesaikan sistem persamaan linear dan komputer Colossus untuk memecahkan kode rahasia Jerman Nazi.
The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator atau Mark I merupakan komputer relai elektrik berukuran setengah lapangan bola dan memiliki rentang panjang kabel sepanjang 500 mil, mesin ini beroperasi sangat lambat (3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah).
Kemudian pada tahun 1946, komputer tabung hampa udara (vacuum tube) digunakan sebagai komponen penguat sinyal pada komputer. Material yang digunakan terdiri dari kaca, sehingga mudah pecah dan mudah menghantarkan panas. Oleh karena itu, panas ini perlu dinetralisir oleh komponen lain sebagai pendingin.
Komputer ini bernama ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Compute) yang dibuat atas kerja sama antara Amerika Serikat dan Universitas Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, 10.000 kapasitor, 75.000 relay dan 5 juta titik solder, mengonsumsi daya 160 kW dan berbobot 30 ton. Begitu besarnya hingga memerlukan ruangan besar untuk sebuah komputer.
ENIAC dirancang oleh John Presper Eckert dan John Mauchly. Komputer ini bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I dan diperkirakan biaya pembuatan komputer ini menghabiskan sekitar satu juta dollar. Komputer ini menggunakan sebuah pita kertas dan kartu berlubang untuk melakukan input dengan output berupa printer.
Kemudian muncul EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer) pada tahun 1945 oleh Von Neumann dengan sebuah memori untuk menampung program dan data. Desain ini memiliki kunci utama pada Unit Pemrosesan Sentral yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui sumber tunggal.
Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model EDVAC.
Ciri-ciri komputer generasi pertama:
- Menggunakan tabung hampa udara sebagai penguat sinyal.
- Perlu komponen pendingin.
- Ukuran besar.
- Program menggunakan bahasa mesin.
- Daya listrik besar.
- Kapasitas penyimpanan kecil.
- Kinerja lambat.
- Hanya dapat melakukan tugas tertentu.
- Menggunakan Magnetic Core Storage sebagai memori utama.
2. Generasi Kedua: Transistor
Dimulai pada tahun 1948, ketika transistor menggantikan tabung hampa udara di televisi, radio dan komputer. Transistor memiliki beberapa keunggulan, yaitu berukuran lebih kecil dan mengonsumsi lebih sedikit daya, sehingga panas yang dihasilkan lebih rendah dan mesin berukuran jauh lebih kecil dan murah.
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat. Lebih dapat diandalkan dan lebih hemat energi dibandingkan para pendahulunya.
Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi ini adalah superkomputer. IBM membuar superkomputer bernama Stretch dan Spercy-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer ini dikembangkan untuk laboratorium energi atom untuk menangani sejumlah besar data untuk penelitian atom. Mesin in sangat mahal dan cenderung kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya.
Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan, yaitu di Lawrence Radiation Labs di Livemore California dan di US Navy Research and Development Center di Washington DC. Komputer generasi kedua ini menggantikan bahasa mesin dengan Bahasa Rakitan, yaitu bahasa yang menggunakan singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner.
Pada tahun 1960-an, IBM memperkenalkan komputer komersial yang memanfaatkan transistor dan digunakan seacara luas ke pasaran. Komputer ini memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini, yaitu pencetak, penyimpanan dalam disket, memori komuter, sistem operasi dan program komputer.
Komputer IBM 7090 buatan Amerika Serikat merupakan salah satu komputer pada masa itu, karena kecepatan dan kemampuan yang dimilikinya menjadikannya sangat popular. Komputer generasi kedua lainnya adalah IBM Serie 1400, IBM Serie 1401, NCR Serie 304, Mark IV dan Honeywell Model 800.
Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan. Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi pengguna bisnis.
Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu, yaitu COBOL dan Fortran yang mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode msein yang rumit dengan kata-kata, kalimat dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia.
Berbagai macam karier baru bermunculan (pemrogram, analis sistem dan ahli sistem komputer). Industri perangkat lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.
Ciri-ciri komputer generasi kedua:
- Bahasa pemrograman digunakan, COBOL dan Fortran.
- Kapasitas memori utama menggunakan magnetic core storage.
- Penyimpanan eksternal, magnetic tape dan megnetic disk.
- Memproses secara real time dan real sharing.
- Ukuran lebih kecil dan lebih murah.
- Kinerja lebih cepat.
- Daya listrik lebih rendah.
- Penggunaan lebih luas (bisnis dan teknik).
3. Generasi Ketiga: Sirkuit Terpadu (Integrated Cicuit/IC)
Dimulai ketika teknologi transistor meningkat menjadi sirkuit terpadu atau Integrated Circuit (IC). Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tabung vakum, naumn transistor menghasilkan panas yang cukup besar yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa menghilangkan masalah ini.
Pada tahun 1958 Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instruments, mengembangkan sirkuit terpadu. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.
Para ilmuan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam satu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip.
Kemajuan komputer generasi ketiga selanjutnya adalah penggunaan Sistem Operasi (Operating System) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Ciri-ciri komputer generasi ketiga:
- Daya listrik lebih kecil.
- Software lebih meningkat.
- Kapasitas memori lebih besar.
- Ukuran lebih kecil.
- Harga lebih murah.
- Kinerja lebih cepat dengan IC (10.000 kali lebih cepat dari generasi pertama).
- Menggunakan Operating System (OS).
- Multiprocessing.
- Menggunakan visual display dan output suara.
- Terkoneksi dengan komputer lain.
- Memori eksternal, disket magnetic.
4. Generasi Keempat: Mikroprosesor
Dimulai pada dasawarsa 1970-an ketika penemuan MOSFET dan integrasi berskala besar selanjutnya membawa pengembangan mikroprosesor di awal 1970-an.
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas, mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan.
Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukuran setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer.
Pada tahun 1971, Chip Intel 4004 dibuat, membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (Central Processing Unit, memori dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil.
Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Kini, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi dan mobil dengan Electronic Fuel Injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.
Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet.
Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada awal tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit pada tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit pada tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan.
Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop) atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macinstosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium I, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6 Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.
Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya.
Jaringan komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerja sama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga Local Area Network) atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
Ciri-ciri komputer generasi keempat:
- Menggunakan LSI/VLSI/ULSI.
- Menggunakan mikroprosesor berupa chip.
- Mulai dipasarkan perorangan.
- Komputer baru lebih efisien dan dapat dibawa kemana-mana, laptop.
BONUS
5. Generasi Kelima: Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda dan dalam pengembangan. Contoh imajinatif dari generasi kelima adalah komputer fiksi ilmiah yang dapat kita lihat di film fiksi seperti Iron Man, yaitu JARVIS, berupa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang memiliki nalar untuk melakukan percakapan dengan manusia, menggunakan masukan visual dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Banyak kemajuan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan proses paralel yang akan menggantikan model Von Neumann dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apa pun yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Selain itu, kecerdasan buatan atau AI saat ini sudah berkembang pesat dan banyak digunakan di dunia industri. Perkembangan robot humanoid yang menyerupai manusia yang dapat berbicara, bergerak, merespon, merasakan (sensing), bahkan memberikan kesimpulan layaknya manusia juga sudah berkembang pesat.
Entah seperti apa perkembangan komputer generasi kelima ini di masa yang akan datang dan tentunya teknologi ini bisa sangat membantu menyelesaikan masalah di kehidupan sehari-hari.
Begitulah sejarah panjang komputer dan perkembangannya hingga saat ini. Masih banyak yang bisa kita pelajari dan masih banyak juga yang belum dibahas di artikel ini. Teruslah belajar karena “Orang akan tetap pandai selama dia terus belajar, bila dia berhenti belajar karena merasa sudah pandai, mulailah dia bodoh” -K.H. A. Mustofa Bisri-.
Semoga bermanfaat.
Sumber:
Sejarah Perkembangan Komputer dari Generasi Awal Hingga Sekarang
Sejarah Komputer Dari Awal Perkembangannya Hingga Sekarang
Perkembangan Komputer dari Awal Hingga Sekarang

Komentar
Posting Komentar